Contoh Soal dan Pembahasan Bab Peta dan Pemetaan – Geografi SMA 3

Waktu Baca : 2 menit

Sekarang di zaman yang canggih dan penuh teknologi ini kita tidak perlu repot-repot kalau ingin berpergian dengan jalur darat. Kita tinggal menggunakan GPS dan kita bisa sampai ke tempat tujuan. Tapi jika kita ingin melakukan pendakian yang kita butuhkan adalah sebuah peta. Karena GPS tidak berfungsi disana. Peta sendiri ada beberapa macam. Agar lebih paham dan mengerti kita simak Contoh Soal dan Pembahasan Bab Peta dan Pemetaan berikut ini!

#Soal 1
Apa yang dimaksud dengan peta kadaster?
Pembahasan : Peta kadaster adalah peta yang mempunyai skala antara 1:100 hingga 1:5.000. Peta semacam ini dipakai untuk membuat peta dalm sertifikat kepemilikan tanah

#Soal 2
Jelaskan perbedaan longitude dan latitude!
Pembahasan :
– Garis Lintang (latitude) adalah sebuah garis khayal yang digunakan untuk menentukan lokasi di bumi terhadap garis khatulistiwa (utara atau selatan). Garis Imajiner yang berjalan secara Horizontal di seluruh dunia disebut Garis Lintang Disamping berfungsi dalam menunjukkan sebuah kordinat lokasi bersama dengan garis bujur, fungsi lain dari garis lintang dapat digunakan sebagai penanda dalam pembagian zona iklim di muka bumi. 0° Garis Lintang adalah Garis Khatulistiwa. Garis Lintang juga disebut Paralel.
– Garis Bujur (longitude) adalah garis yang menggambar kan lokasi sebuah tempat di timur atau barat bumi dari sebuah garis utara- selatan yang disebut meridian utama. Garis Imajiner yang berjalan secara Vertikal diseluruh dunia adalah Garis Bujur. Garis bujur disamping bisa digunakan menjadi penunjukan sebuah kordinat lokasi bersama dengan garis lintang, garis bujur bisa juga digunakan untuk menunjukkan pembagian zona waktu. Karena garis bujur mengikuti bentuk bumi yang bulat, maka garis bujur mempunyai besaran 360 derajat. 0° Garis Bujur disebut meridian utama. Garis Bujur disebut Meridian.

#Soal 3
Sebutkan syarat – syarat sebuah peta yang baik !
Pembahasan :
1)Conform yaitu bentuk bidang yang digambar pada peta harus sesuai dengan bentuk aslinya di permukaan bumi.
2) Equivalent, yaitu daerah atau bidang yang digambarkan pada peta harus sama perbandingan luasnya dengan apa yang terdapat di permukaan bumi.
3) Equidistant, yaitu jarak-jarak yang digambarkan pada peta harus tepat perbandingannya dengan keadaan jarak-jarak sesungguhnya.
4) Tidak membingungkan dan mudah dipahami.
5) Penyajian data harus lengkap dan teliti.
6) Harus rapi, bersih, dan indah.

#Soal 4
Sebutkan komponen -komponen peta!
Pembahasan : komponen – komponen peta antara lain ; judul, mata angin (orientasi), legenda, garis astronomis, sumber peta, tahun pembuatan, skala, insert peta, simbol peta, lattering, warna peta.

#Soal 5
Jika diketahui jarak antara kota A dan B adalah 5 cm, sedangkan jarak sesungguhnya di lapangan antara kota A dan B adalah 20 km. Hitung berapakah skala peta tersebut?
Pembahasan :
Skala = Jarak pada peta : jarak sesungguhnya
S = 5 cm : 20 km
S = 5 cm : 20.000.000 cm
S = 1 : 4.000.000
Jadi, skala peta tersebut adalah 1 : 4.000.000

Nah mudah bukan? sekarang apa kalian sudah mengerti? semoga soal dan pembahasan dapat membantu kalian dalam belajar :). Jangan lupa untuk selalu mengikuti soal dan pembahasan yang lain 🙂 Ganbatte!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *